LEARNING OBJECT: Suatu Pengantar ke Web Based Instructional Design (WBID)

Pertama kali digunakan untuk keperluan bisnis dan komunikasi, internet kini sudah banyak digunakan untuk melaksanakan proses belajar, dengan keunggulannya pada kecepatan penyampaian dan variasi bentuk informasi komunikasi. Sebagai bentuk baru dalam kegiatan belajar, internet hanyalah sebagai media penyampaian yang memberikan kesempatan bagi perancang pembelajaran untuk memfasilitasi pebelajar dengan prinsip utama memberikan sumber belajar yang bervariasi.

Nah, sumber belajar yang akan diperkenalkan disini adalah sumber belajar yang mungkin sudah pernah didengar sebelumnya, yaitu learning object. Menurut definisinya, Learning object merupakan segala sumber digital yang dirancang dengan sistematis untuk keperluan belajar, dengan variabel-variabelnya adalah reusable, digital, resource, dan learning (Wiley, 2000). Karakteristik yang melekat pada learning object adalah adanya tujuan pembelajaran, isi pembelajaran, aktivitas belajar, metadata, dan sistem penilaian (Cisco System, 2003:6). Karena karakteristik tersebut, tidak semua sumber yang memberikan informasi di internet bisa dikatakan sebagai learning object.

Learning objects merupakan usaha yang dilakukan untuk mengintegrasikan desain pembelajaran kedalam pembelajaran berbasis web (internet), karena pengembangan desain pembelajaran berbasis web saat ini masih dalam tahap permulaan. Learning object sangat erat kaitannya dengan knowledge object (Merrill dalam Reigeluth, 2009:358), karena keduanya pada dasarnya merubah struktur isi pengetahuan yang berupa fakta, konsep, prinsip, dan prosedur, menjadi bentuk sumber belajar yang terstruktur. Jika knowledge object disampaikan melalui strategi yang dinamakan sebagai prescriptive linking materials, maka learning object dapat disampaikan melalui salah satunya Learning Object Design and Sequencing Theory (LODAS, baca lotus) (Wiley, 2000).

Dengan adanya strategi pengorganisasian dalam learning object, desain pembelajaran mendapatkan tempat yang penting dalam pengembangan sumber belajar dalam web (learning object). Teori pembelajaran (prescriptive theory) menjadi komponen penting dalam pengembangan learning object, sehingga ini membuat posisi teknologi pembelajaran lebih penting dibanding posisi tekhnis sebelumnya. Sebagai pendukung teori pembelajaran, strategi tersebut (LODAS) juga dilengkapi dengan taksonomi jenis untuk learning object, ini dirancang agar learning object memiliki kriteria yang tepat dalam menyampaikan tipe informasi (fakta, konsep, prinsip, dan prosedur).

Sebagai permulaan, apa yang disampaikan disini merupakan salah satu usaha pengembangan disiplin keilmuan teknologi pembelajaran, dan merupakan bidang garapan baru yang terkini untuk para teknolog pembelajaran. Walhasil, para teknolog pembelajaran dapat melihat peluang yang besar dalam menempatkan keilmuannya dalam belajar dan berkarya. Dan pada akhirnya, teknologi pembelajaran memberikan kontribusi nyata dalam memfasilitasi belajar (AECT, 2004).

Sumber:

  1. Cisco Systems. 2003. Reusable Learning Object Strategy: Designing and Developing Learning Objects for Multiple Learning Approaches. USA: Cisco Systems.
  2. Januzewski, Alan & M. Molenda. 2008. Educational Technology: A Definition with Commentary. New York: LEA.
  3. Wiley, David. 2009. Learning Objects and Sequencing Theory. Dalam Reigeluth C.M. (Ed).2009. Instructional Design : Theories and Models. New York: Routledge.
  4. Wiley, David. 2000. Learning Object Design and Sequencing Theory. Dissertation. USA: Brigham Young University.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s